sajaknya kini mulai tebang
mengelana dibalik bayang rimbun
apatah bila kasih sudah terhenti
tak jua hinggap dan rindang sedia
sajaknya lumpuh sesaatia hinggap
bilamana sehat akan kembali hilang seperti ini
deras mengalir dibawah lempeng yang siap meledak
namun hanya mampu berjejal dalam sewaktu
kembali untuk pergi
mengelana dibalik bayang rimbun
apatah bila kasih sudah terhenti
tak jua hinggap dan rindang sedia
sajaknya lumpuh sesaatia hinggap
bilamana sehat akan kembali hilang seperti ini
deras mengalir dibawah lempeng yang siap meledak
namun hanya mampu berjejal dalam sewaktu
kembali untuk pergi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar