nyata-nyatanya aku menyerah
pada garis-garis yang mengumpul
meski garis tapi siap mengajakku masuk
tidak untuk kesekian, aku lelah
semuanya merangkak pilu kesana
ketempat titik jenuhku melangit
semakin kecil namun pekat
asam pahit berkelana
mendewa pada hitam
sembahyang pada kelam
kasihku tenggelam
tak lagi rasa, semua berdebu kusam
kupetik lagi garisnya
tak sama, berbeda
tak kuasa, aku fana
bukan apa-apa, aku fana
pada garis-garis yang mengumpul
meski garis tapi siap mengajakku masuk
tidak untuk kesekian, aku lelah
semuanya merangkak pilu kesana
ketempat titik jenuhku melangit
semakin kecil namun pekat
asam pahit berkelana
mendewa pada hitam
sembahyang pada kelam
kasihku tenggelam
tak lagi rasa, semua berdebu kusam
kupetik lagi garisnya
tak sama, berbeda
tak kuasa, aku fana
bukan apa-apa, aku fana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar